Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Thursday, 18 June 2015

Aplikasi Jadwal Shalat dan Imsakyah untuk Android

Melengkapi Ibadah Puasa Ramadhan 2015M/1436H, inilah Aplikasi Jadwal Shalat dan Imsakyah untuk pengguna Android.


Untuk penguna Android, ada beberapa aplikasi yang memiliki fitur yang memungkinkan Anda mengetahui jadwal puasa selama bulan Ramadan dengan time locator solat akurat berdasarkan lokasi saat ini. Anda juga akan mendapatkan notifikasi audio-visual yang mengingatkan ketika waktu solat tiba.

Baca Juga : Jadwal Shalat dan Imsakyah Untuk Seluruh wilayah Indonesia

Anda juga bisa menikmati Al-Quran digital lengkap dengan audio, transkrip fonetik, serta terjemahan. Plus, Anda akan mendapatkan informasi tentang restoran halal dan lokasi masjid di sekitar.

Di bawah ini beberapa referensi Aplikasi Jadwal Imsakiyah yang bisa Anda pasang untuk menyambut bulan Ramadan penuh keberkahan. Anda bisa mencocokkannya dengan jadwal imsakiyah Kemenag agar lebih akurat dan tepat.

Download di Google Play Store:





Selamat mencoba dan Semoga puasa tahun ini berjalan dengan lancar dan khusyuk. Amiiin...

Wednesday, 3 June 2015

Tips Memotret Dengan Kamera Smartphone Android

Memotret yang baik tidak harus menggunakan kamera profesional. Jika angle dan pengaturannya tepat, Anda dapat menggunakan kamera smartphone untuk memperolah gambar yang diharapkan, bahkan layaknya menggunakan kamera profesional.

ilustrasi memotret
Meskipun ada pandangan yang beredar di kalangan pengguna gadget bahwa semakin besar bilangan megapixel kamera smartphone mereka, maka semakin bagus kualitas foto yang dihasilkan. Pendapat ini sebagian besar keliru, karena persoalan besar megapixel pada kamera digital umumnya, hanya menentukan seberapa besar ukuran foto yang dapat dicetak, dan bukan menentukan kualitas dari foto itu sendiri. Pada sebuah kamera smartphone, yang paling menentukan hasil kualitas foto adalah sensor kamera.

Tapi Anda pun harus tahu bagaimana caranya menggunakan kamera smartphone dengan baik dan benar. Seperti dilansir Liputan6, Berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti untuk mendapatkan gambar yang bagus lewat kamera smartphone Android.

1. Pegang Kamera Smartphone

Mengambil foto dengan kamera smartphone memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Untuk memperoleh gambar yang baik dan bagus layaknya menggunakan kamera profesional, Anda harus memegang kamera dengan benar. Jangan sampai kamera yang dipegang goyang dan lain sebagainya.

Gangguan sekecil apapun akan membuat gambar yang Anda ambil menjadi blur dan hasilnya tidak akan bagus. Bila dirasa sulit, Anda dapat menggunakan alat bantu tripot.

Berbagai macam pilihan tripot maupun tongsis dapat menjadi pilihan. Sebelum membelinya, harus memastikan ukuran yang pas untuk smartphone Anda dan pilihlah kualitas yang baik.

2. Pertimbangkan Objek

Untuk mendapatkan foto yang baik, Anda harus berpikir terlebih dahulu. Pertimbangkan sudut foto yang akan diambil. Anda wajib memperlajari komposisi dan framing serta terus menerus mengambil berbagai macam foto dengan posisi yang berbeda-beda. Luangkanlah waktu untuk anda berlatih.

3. Atur Mode Kamera

Apapun model smartphone Android yang anda gunakan. Anda hanya perlu untuk mengatur mode yang ada di dalam pengaturan pada kamera. Terdapat berbagai macam mode yang bisa dipilih dengan berbagai macam efek.

Pada smartphone kelas menengah, Anda dapat mengatur rentan ISO. Anda juga bisa mengatur kecepatan rana untuk menjaga tingkah kecerahan gambar dan kehalusan gambar yang ada.

Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur HDR guna menciptkan gambar menjadi lebih hidup. Hanya saja tidak disemua momen dapat dimaksimalkan dengan fitur ini. Anda harus menyesuaikan dengan gambar yang akan diambil.

4. Edit Gambar

Fitur mengedit gambar pada setiap smartphone berbeda-beda, tergantung dari setiap aplikasi yang digunakan. Anda dapat menggunakan apliaksi editing maupun fitur edit yang terdapat pada kamera untuk membuat gambar menjadi lebih baik dan bagus.

Anda bahkan dapat men-crop gambar yang diambil bila terdapat objek yang mengganggu hasil gambar.

5. Bersihkan Lensa

Terkadang kita lupa untuk memperhatikan hal paling penting dalam mengambil sebuah gambar. Sebelum memulai mengambil gambar, ada baiknya bersihkan lensa kamera Anda.

Walaupun hanya sebuah kamera smartphone, tetap saja pasti ada debu yang tersisa dan menempel pada bagian lensa. Usap debu dengan kain berbahan lembut untuk membersihkan lensa dan pinggiran lensa.

Saturday, 30 May 2015

Android M Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Feature Lebih Baru

Seperti yang sudah diramalkan sebelumnya, kemarin dalam acara Google I/O 2015, Android M telah diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya. Meski adopsi global Android Lollipop masih belum menyentuh angka 10%, namun bukan berarti Google tidak bekerja keras untuk menghadirkan sistem operasi terbarunya itu.

Android M (©theverge.com)

Saat ini Google sudah merilis versi developer preview dari Android M untuk pertama kalinya dan sudah bisa dicoba pada perangkat Nexus 5, Nexus 6 dan Nexus 9. Rencananya Android M versi final  baru akan hadir pada kuartal ketiga tahun ini.

Jika Anda pernah menggunakan iPad, Anda pasti familiar dengan fitur split keyboard di mana Anda dapat "membelah" keyboard, sehingga kedua bagian dari keyboard tersebut akan terletak lebih dekat dengan jari jempol Anda. Fitur tersebut sangat berguna, dan tampaknya, Google berencana untuk menambahkan fitur ini ke dalam Android M.

Belum lama ini, Google telah meluncurkan Android M. Meskipun begitu, mereka tidak menjelaskan secara detail perubahan apa saja yang akan mereka buat. Untungnya, sebuah video milik Tim Schofield, yang dapat Anda lihat di bawah ini, menunjukkan beberapa perubahan yang Google buat pada OS terbaru mereka. Dan salah satu fitur baru yang dia tunjukkan adalah fungsi split keyboard.


Fungsi dari fitur ini sama dengan fitur serupa yang ada pada iPad. Sayangnya, saat ini, Google baru menyediakan fitur ini khusus untuk tablet. Jadi, bagi Anda yang menggunakan phablet, Anda mungkin harus menunggu hingga Google memasukkan fitur ini ke dalam phablet.

Selain fitur split keyboard, Google juga memperkenalkan sebuah mode baru bernama multi-window mode. Saat ini, fitur ini merupakan sebuah fitur tersembunyi yang hanya dapat diakses jika Anda mengaktifkan opsi pengembang. Seperti namanya, mode ini memungkinkan Anda untuk membuka beberapa aplikasi pada saat yang bersamaan.

Sebenarnya, fitur seperti ini sudah disediakan oleh beberapa vendor seperti Samsung. Meskipun begitu, langkah Google untuk menjadikan fitur ini sebagai fitur natif Android adalah langkah yang baik. 

Inilah video dari Tim Schofield.



Dan berikut ini beberapa hal baru yang dihadirkan di Android M:

    1. App permissions’ yang baru.

Feature pertama Android M yang diperkenalkan pada Google I/O keynote adalah ‘app permissions’ baru. Kini para pengguna Android M tak akan terganggu lagi dengan banyaknya permintaan ijin dari aplikasi, misalnya izin untuk mengakses kamera, kontak, microphone, dan lainnya.

Pada Android M, permintaan izin dari aplikasi hanya akan berlangsung sekali saat pertama kali aplikasi tersebut diunduh. Hal ini mirip dengan ‘app permissions’ pada sistem operasi iOS.

    2. Google Now yang semakin cerdas.

Salah satu peningkatan terbesar pada Android M adalah pada feature Google Now. Kini digital assistant tersebut telah dibuat semakin pintar dan diberikan tambahan feature baru bernama ‘Now on tap’.

Berkat feature baru tersebut, Google Now akan semakin mengerti permintaan penggunanya dan memungkinkan Google Now melakukan beberapa tindakan yang cerdas. Contohnya: saat mendengarkan lagu dan bertanya tentang artis yang menyanyikan lagu tersebut, Google Now akan tahu siapa yang pengguna maksud tanpa perlu menyebut namanya dan akan menampilkan semua informasi penting tentang penyanyi tersebut.

    3. Android Pay.

Dalam acara Google I/O 2015, Google juga memperkenalkan layanan Android Pay yang mirip dengan Apple Pay. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran secara mobile dan menggunakan konektivitas NFC.

    4. Fingerprint Scanner.

Selain layanan pembayaran baru, Android M juga hadir dengan dukungan terhadap pendeteksi sidik jari, sehingga para vendor tak perlu repot untuk menanamkan layanannya sendiri lagi.

    5. Integrasi Chrome semakin dalam.

Saat ini aplikasi pihak ketiga seperti Facebook akan menggunakan aplikasi browser pihak ketiga saat pengguna membuka sebuah link dari dalam aplikasi. Pada Android M, hal tersebut tak akan terjadi lagi, karena Google telah mengizinkan integrasi mendalam antara aplikasi pihak ketiga dengan Chrome. Semua link nantinya akan dibuka dengan Chrome namun tetap menggunakan desain antar muka yang sesuai dengan aplikasi pihak ketiga itu sendiri.

Lalu apa bedanya? Dengan implementasi Chrome, aplikasi pihak ketiga bisa melakukan loading konten meski pengguna belum membuka link tersebut, sehingga membuka halaman dari link tersebut akan semakin cepat.

Monday, 30 March 2015

Tak Lama Lagi Android Bakal Mirip Komputer, Ini Bocorannya


Ada fitur misterius untuk Android yang diduga akan terungkap dalam konferensi Google I/O Mei mendatang. Desas-desusnya, fitur baru ini berupa kemampuan multi windows atau membuka lebih dari satu aplikasi bersamaan dalam satu tampilan.

Keberadaan rencana implementasi multi windows tersebut ditemukan dalam komitmen rancangan Android Open Source Project (AOSP). Bocoran tersebut memang tidak mengungkap banyak hal, hanya mengindikasikan rencana baru Google saja.

Dikutip KompasTekno dari Android Authority, Rabu (11/3/2015), bocoran tersebut sebenarnya memuat persoalan bug yang terasa saat pengguna menyentuh bagian terluar "stack boundary" di suatu perangkat Android. Sebagai solusinya, disebutkan bahwa pengembang mesti menunggu hingga diterapkan multiwindows.


Multi windows sendiri bukan sesuatu yang benar-benar baru. Antarmuka TouchWiz yang digunakan Samsung di perangkat-pererangkat Androidnya juga memiliki fitur serupa.

Sayangnya ada kekurangan dalam fitur multi windows buatan Samsung. Salah satunya adalah kinerja yang menurun drastis saat pengguna mengaktifkan multi windows.

TouchWiz juga punya masalah dengan kompatibilitas. Fitur tersebut hanya bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi buatan Samsung.

Fitur yang membuat pengguna bisa membuka beberapa aplikasi sekaligus itu bermanfaat bila digunakan untuk gadget yang memiliki layar besar, misalnya tablet atau ponsel berukuran 6 inci.

Selain Samsung, pesaing Google yang telah menggunakan multi windows antara lain adalah Microsoft dan Canonical. Kemungkinan, Apple juga akan segera menerapkannya.

Pertanyaannya tinggal, sejauh apa Google akan mewujudkan hal tersebut. Ketika sistem operasi Android nanti benar-benar mendapatkan multi windows, maka sistem operasi tersebut akan tampil mirip dengan sistem operasi di komputer pribadi.

Cara Instal Android Lollipop pada Ponsel Android One

Setelah India, Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka, program smartphone harga terjangkau dari Google atau yang biasa disebut dengan Android One sudah menyambangi Indonesia. Google merangkul tiga mitra lokal, yaitu Evercoss, Nexian, dan Mito.

Ketiga ponsel itu pun sudah dilengkapi denan sistem operasi mobile Google terbaru, Android 5.1 atau Android Lollipop, yang dikatakan sebagai versi Android paling cepat dan responsif hingga saat ini.

Namun, apabila ponsel Anda belum menggunakan sistem operasi tersebut. Inilah cara untuk meng-install Android Lollipop stock ROM pada ponsel Android One seperti yang dilansir dari laman IBTimesUK, Rabu (25/2/2015).

1. Unduh Android 5.1 Lollipop OTA berbentuk file zip ke komputer Anda

2. Sambungkan dan pasang USB mass Storage ponsel Anda ke komputer dengan menggunakan kabel  USB

3. Salin atau copy Android 5.1 stock ROM berbentuk file zip tersebut ke folder di dalam SD Card ponsel Anda

4. Matikan ponsel dan lepaskan USB dari komputer

5. Boot ponsel ke menu Philz Advanced Touch Recovery atau Recovery Mode dengan menggunakan tombol yang didesain pada ponsel

6. Pada Recovery Mode, lakukan Wipe Cache Partition dan tunggu sampai proses selesai

7. Lakukan Wipe Dalvik Cache juga. Untuk melakukan hal ini, pilih menu `Advance`, kemudian klik Wipe Dalvik Cache. Hal ini akan membantu mencegah masalah bootloop atau kesalahan terkait booting ROM selama instalasi firmware.

8. Kembali ke menu utama dan kembalikan fungsi hanya untuk restore sistem atau boot.

9. Setelah proses restore selesai, reboot kembali ponsel dan Android Lollipop telah ter­instal.

Selamat menikmati Android Lollipop di smartphone Android One Anda!


sumber : liputan6

Sunday, 29 March 2015

Mengapa Pilih Android?

Boomingnya pemakaian ponsel besutan google ini tak urung menimbulkan rasa penasaran kita semua. Sebenarnya apa sih kehebatan dan keunggulan ponsel android dibandingkan dengan ponsel lainnya. Bahkan disinyalir ponsel android ini bisa menyaingi black berry dalam hal penjualannya.
Semua ponsel Android yang langsung bekerja sama dengan Google akan punya akses ke Android Market.
Namun, sekarang juga sudah tumbuh portal software market di luar Android Market yang memungkinkan ponsel-ponsel Android yang ”indie” bisa menyediakan layanan instalasi berbagai aplikasi tambahan yang dibutuhkan.

Di portal Android Market dan sejenisnya disediakan ribuan aplikasi, yang mayoritas bisa didapatkan secara gratis. Ponsel Android ditunggu-tunggu kehadirannya oleh penggemar yang mania internet, terutama mereka yang sudah tak terpisahkan dari berbagai aplikasi khas dari Google, seperti Google Search, Google Talk, Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

 
Jika berencana membeli sebuah ponsel Android, dan ingin tahu apa kelebihan dan kekurangannya, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari ponsel dengan sistem operasi Android.

Kelebihan Handphone Android
  • Multitasking : ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Kita bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
  • Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Kita tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  • Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Kita seneng install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Kita bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi  dan games yang siap untuk Kita download di ponsel Android.
  • Pilihan Ponsel yang beranekaragam - Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’ dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
  • Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa di pakai di ponsel Android.
  • Widget – benar sekali, dengan adanya Widget di homescreen, Kita bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
  • Google Maniak – Jika Kita pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga bisa dengan cepat mengecek email dari Gmail.

Kekurangan Hp Android


Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari sistem operasi Android ini.
  • Koneksi Internet yang terus menerus –  kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif dan koneksi internet yang selalu aktif setiap waktu, itu artinya Akita harus siap berlangganan paket internet yang sesuai dengan kebutuhan.
  • Iklan – Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi

Cara Menemukan Smartphone yang Hilang Atau Dicuri


Apapun jenis smartphone Anda, baik yang berbasis iOS dan Android, dapat ditemukan kembali ketika hilang atau dicuri. Bahkan dari jarak jauh Anda bisa melacaknya, mengunci layar, dan menghapus data yang ada. 

Namun syaratnya, smartphone Anda yang hilang atau dicuri tetap menyala dan terkoneksi dengan Internet. Kasus ini tentunya mudah jika Anda melacak smartphone dengan koneksi data internet, namun sulit jika Anda melacak laptop yang mungkin offline atau dimatikan oleh pencuri.

Lalu, bagaimana cara menemukannya? Seperti dilansir liputan6.com, Berikut ini adalah cara menemukan smartphone dan laptop yang hilang atau dicuri.


 iPhone, iPad, dan Mac

Layanan Apple "Find My" telah terintegrasi ke iPhone, iPad, dan bahkan komputer Mac. Dengan mengaktifkannya di iCloud, Anda dapat melacak perangkat dari situs iCloud. Anda juga dapat menginformasikan kehilangan perangkat, menguncinya, dan menghapus data yang tersimpan dari jarak jauh.

Bila Anda menandakan iPhone atau iPad menjadi `modus hilang`, iCloud akan mulai melacak lokasi dari waktu ke waktu sehingga Anda dapat melihat history-nya secara lengkap.

Anda juga dapat me-reset-nya sehingga Anda bisa melacak dan mengatur iPhone atau iPad jika perangkat dicuri. Apple tidak akan mengaktifkan iPhone dan iPad jika keduanya ditandai telah hilang.

Anda bahkan dapat mengunci Mac dari jarak jauh sehingga Mac akan segera menutup sehingga pencuri harus memasukkan password firmware untuk proses booting.

Proses booting sistem operasi tidak akan berjalan tanpa password yang valid. Anda juga bisa menghapus data sensitif yang ada pada Mac dari jarak jauh.

 Smartphone dan Tablet Android

Android Device Manager memungkinkan Anda untuk melacak, mengunci, dan menghapus data yang ada pada smartphone atau tablet Android dari jarak jauh. Anda harus mengaktifkan fitur ini dengan cara membuka Google Settings, Android Device Manager, dan mengaktifkannya.

Setelah diaktifkan, Anda dapat mengunjungi situs Google Play, klik ikon roda gigi, dan pilih Android Device Manager. Anda akan melihat lokasi perangkat yang hilang pada peta.

Namun tak seperti Apple Find My, Android Device Manager dapat terhapus setelah perangkat di-reset sehingga pencuri dapat mengatur ulang perangkat dan Anda tidak akan dapat melacaknya.

Android Device Manager juga tidak dapat memantau history pergerakan perangkat yang hilang secara lengkap. Untuk itu Anda dapat menggunakan aplikasi Android dari pihak ketiga, seperti Anti-Theft dari Avast. Demikian seperti dikutip dari laman How-To Geek, Kamis (22/1/2015).

 Windows Phones

Layanan pelacakan perangkat milik Windows Phone, hampir mirip dengan milik Apple yaitu Find My Phone. Untuk mengaktifkan layanan ini Anda bisa menuju Setting dan Find My Phone.

Untuk melacak, mengunci, dan menghapus data yang ada pada perangkat yang hilang, Anda cukup mengunjungi situs web Windows Phone dan klik Find My Phone di sudut kanan atas layar.

Seperti Android Device Manager, fitur Find My Phone dapat di-nonaktifkan jika sang pencuri me-reset smartphone Anda.

Monday, 23 March 2015

Google Resmi Hadirkan 'Android Auto' OS untuk Mobil,

Google sudah membuat pengguna Android lebih gampang menavigasi smartphone lewat mobil


Sistem operasi Android telah berkembang dengan sangat pesat dan merambah berbagai perangkat teknologi. Sebuah pengembangan terbaru yang dilakukan tim Android membuat sistem operasi 'robot hijau' itu bisa digunakan pada mobil.

Google sebagai pembuat Android baru saja meluncurkan aplikasi resmi bernama Android Auto yang dibuat untuk digunakan di mobil lewat toko aplikasi Google Play Store. Aplikasi ini akan membuat pengguna perangkat Android bisa mengakses berbagai informasi di ponsel lewat kendaraannya.

Android Auto merupakan pengembangan dari perangkat smartphone yang sudah banyak di pasaran. Perbedaannya, platform mobile ini dioptimalisasi agar muncul di dashboard mobil yang sudah mendukung aplikasi ini.

Lewat dashboard, pengguna bisa mengendalikan smartphone secara lebih mudah dan simpel. Mereka juga dapat melakukan navigasi, berkomunikasi, dan memberikan perintah lewat layanan Google Now tanpa mengganggu kegiatannya mengemudikan kendaraan.

Dilansir Phone Arena dan liputan6.com, Minggu (22/3/2015), aplikasi ini sementara hanya bisa dipakai oleh perangkat smartphone berbasis Android versi Lollipop 5.0 atau yang terbaru. Tapi, aplikasi ini tidak akan berguna bila kendaraan Anda tak dilengkapi fitur pendukung sistem Android Auto.

Pioneer dipilih Google sebagai mitra pertama dalam menghadirkan perangkat yang mendukung aplikasi Android Auto. Jadi, bila ingin menjajal kemampuan Android Auto di mobil, kendaraan Anda harus dilengkapi dengan aksesoris enterntainment buatan Pioneer terlebih dahulu.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com

×::Get This::